Pemdes Jimbaran Kulon - Semangat pola hidup sehat menyelimuti warga desa hari ini. Kegiatan Posyandu Center of Excellence (COE) yang digelar di balai desa berlangsung meriah dengan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat, mulai dari bayi, remaja, hingga lansia.
Posyandu COE bukan sekadar tempat penimbangan balita biasa. Sebagai model percontohan di tahun 2026, posyandu ini menerapkan layanan Integrasi Layanan Primer (ILP) yang lebih komprehensif. Berdasarkan standar kesehatan terbaru, layanan kini difokuskan pada siklus hidup manusia secara utuh.
Partisipasi Seluruh Lapisan Warga
Sejak pagi, antrean warga sudah terlihat tertib. Para ibu membawa balita untuk pemantauan tumbuh kembang dan imunisasi, Tidak ketinggalan, kelompok lansia turut hadir untuk melakukan pengecekan tekanan darah, gula darah, Asam Urat serta skrining kesehatan rutin dan pemberian Obat.
Sejak pagi, antrean warga sudah terlihat tertib. Para ibu membawa balita untuk pemantauan tumbuh kembang dan imunisasi, Tidak ketinggalan, kelompok lansia turut hadir untuk melakukan pengecekan tekanan darah, gula darah, Asam Urat serta skrining kesehatan rutin dan pemberian Obat.
"Kegiatan ini sangat berguna dan terasa manfaatnya bagi warga, karena semua anggota keluarga bisa diperiksa sekaligus di satu tempat. Petugasnya ramah dan fasilitasnya sangat lengkap," ujar salah satu warga yang hadir.
Dukungan Pemerintah Desa
Kepala Desa menyampaikan bahwa kesuksesan Posyandu COE ini merupakan hasil kolaborasi antara kader kesehatan, tenaga medis dari Puskesmas, dan kesadaran tinggi masyarakat. Pemerintah desa berkomitmen terus mengalokasikan dana desa untuk mendukung fasilitas kesehatan demi menciptakan masyarakat yang Sehat, kuat dan produktif.
Kepala Desa menyampaikan bahwa kesuksesan Posyandu COE ini merupakan hasil kolaborasi antara kader kesehatan, tenaga medis dari Puskesmas, dan kesadaran tinggi masyarakat. Pemerintah desa berkomitmen terus mengalokasikan dana desa untuk mendukung fasilitas kesehatan demi menciptakan masyarakat yang Sehat, kuat dan produktif.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam memberikan layanan kesehatan yang inklusif, modern, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. (zae/leo)