You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Jimbarankulon
Jimbarankulon

Kec. Wonoayu, Kab. Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur

Lestarikan Tradisi Leluhur, Desa Jimbaran Kulon Gelar Wayang Kulit dalam Perayaan Ruwah Desa

Operator 19 Februari 2026 Dibaca 32 Kali
Lestarikan Tradisi Leluhur, Desa Jimbaran Kulon Gelar Wayang Kulit dalam Perayaan Ruwah Desa

 
Pemdes Jimbaran Kulon – Nuansa sakral sekaligus meriah menyelimuti Desa Jimbaran Kulon, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo pada Tanggal 10 Februari 2026 ,Dalam rangka menjaga tradisi turun-temurun, pemerintah desa bersama warga setempat menggelar acara Ruwah Desa (Bersih Desa) yang memuncak pada pagelaran seni tradisi Wayang Kulit semalam suntuk.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sebuah manifestasi rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas melimpahnya hasil bumi serta upaya nyata dalam menjaga warisan budaya adiluhung di era modern.
 
Simbol Syukur dan Kebersamaan
Rangkaian acara dimulai sejak sehari sebelumnya dengan kegiatan kenduri di punden desa, kemudian pada malam hari dilanjutkan kegiatan Doa bersama seluruh lapisan masyarakat, pada keesokan paginya dilanjutkan khataman Quran, sebagai puncaknya malam hari diadakan pagelaran wayang kulit "Ki Dalang Yohan Susilo".
Warga berbondong-bondong membawa tumpeng dan berbagai hasil bumi untuk dinikmati bersama.
Menurut Kepala Desa Jimbaran Kulon, kegiatan Ruwah Desa merupakan momen penting untuk mempererat tali silaturahmi antar warga.
 
"Ini adalah bentuk nguri-nguri budaya. Kami ingin memastikan bahwa generasi muda tetap mengenal jati dirinya melalui tradisi yang sudah ada sejak zaman nenek moyang," ujarnya di sela-sela acara.
 

 
Wayang Kulit: Media Edukasi dan Hiburan
Puncak acara ditandai dengan pemukulan gong dan penyerahan tokoh wayang (gunungan) kepada Ki Dalang yang memimpin lakon malam itu. Pemilihan Wayang Kulit sebagai hiburan utama memiliki alasan filosofis yang kuat:
  • Tuntunan dalam Tontonan: Cerita yang dibawakan sarat akan pesan moral, keadilan, dan kebijaksanaan.
  • Identitas Lokal: Wayang kulit merupakan ikon budaya Jawa yang harus diproteksi dari gerusan zaman.
  • Ekonomi Kerakyatan: Perhelatan ini juga membangkitkan ekonomi lokal dengan banyaknya pedagang UMKM yang berjualan di sekitar lokasi acara.
 
Antusiasme Warga
Meski zaman telah berganti ke arah digital, antusiasme masyarakat Jimbaran Kulon tetap tinggi. Ratusan warga dari berbagai usia, mulai dari anak-anak hingga lansia, tampak khidmat menyaksikan setiap babak cerita yang dimainkan.
"Senang sekali bisa melihat wayang lagi. Selain hiburan, ini juga pengingat bagi kami untuk selalu rukun dan ingat pada asal-usul desa," kata salah satu warga setempat.
 

 
Harapan ke Depan
Melalui perayaan Ruwah Desa ini, Desa Jimbaran Kulon berharap dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan fisik dan pelestarian nilai-nilai spiritual budaya. Tradisi ini diharapkan terus lestari sebagai benteng karakter bangsa.(ica/leo)      

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan